Senin, 12 Agustus 2013

Ada Saatnya

"Ada saatnya dimana orang harus terus menerus mengalah, ada saatnya dimana orang terus berbuat baik demi seseorang, ada juga saatnya orang rela menyakiti diri sendiri demi seseorang atau oranglain. Ada saatnya dimana orang yang terus mengalah, berbalik menjadi seseorang yang acuh"

Jangan meminta seseorang selalu memperhatikan dan memperjuangkan dirinya jika selama ini hanya pengabaian yang dia berikan padamu. Itu terasa seperti kamu bukan siapa siapa untuknya, kamu memang bukan orang yang setidaknya didahulukan untuknya.

Orang penyayang itu banyak, orang penyabar itu banyak, orang yang setia juga banyak, orang yang ngehargainnya aja yang sedikit. jadi agak sedikit percuma jadi orang penyayang, penyabar, setia, mandiri, dan sebagainya, kalo yang ngehargainnya ada bisa di hitung jadi. walaupun gaboleh nganggap sesuatu itu percuma, tapi kenyataannya emang kaya gini.

Dan ternyata ada saatnya lelah...




Habis

Habis sudah...Airmata sang kekasih...Meratapi kekasihnya tak berubah
Karna cinta tak mungkin terbagi-bagiJuga cinta tak mau dikhianatiItu sebabnya...
Dan habislah...Rasa di dada yang menyiksa...Akhirnya... Jawabanya...Ketulusan...



Sejauh kaki melangkah, dia belum menemukan ujung itu. Rasanya lelah tak berujung, dia berusaha mempercepat langkahnya agar dia bisa lebih cepat mengakhiri kelelahan ini. dia sudah tak kuat dengan berbagai perlawanan keras disekitar sini, dia mencoba menghindari sayatan sayatan kecil yang smakin lama semakin mendalam. dia berusaha meredam emosinya untuk terus melanjutkan perjalanan ini, walau hatinya tak lagi kuat untuk melangkah, tapi akan dia perjuangkan sampai dia mencapai puncaknya. Hari demi hari dia lewati hanya bertemankan dengan goresan kecil yang semakin lama semakin banyak, tak ada yang memperdulikan, tak ada yang mengusiknya untuk membantu menolongnya, dia sendirian, jika ada adapun hanya seenaknya, dia hanya bagaikan tempat singgah seperti halte, orang dapat mampir kapan saja dan pergi semuanya. hanya dia yang merasakan kesakitan ini, walau dia ceritakan semua pada orang-orang mereka tak akan mengerti karena mereka tidak sedang mengalami masa sulit itu. Tak ada yang mempertanyakan sayatan dan goresan yang ada dihatinya, dia berlari lebih cepat lagi, dia tak ingin goresan ini semakin banyak dan semakin dalam berasa dihatinya. Kadang dia diayun setinggi mungkin lalu dijatuhkan tanpa permisi dan begitulah seterusnya, sepanjang jalan dia hanya bertanya kapan ini semua berakhir? kapan dia dapat mengobati goresan dan sayatan ini? kepada siapa dia harus mengadu? apa mereka akan mengerti apa yang dia ceritakan? sejauh mata memandang, mereka memang tak tahu apa apa, hanya dia yang tau apa yang seharusnya dia lakukan, tapi dia nyaris kaku untuk melakukan sesuatu untuk menyelamatkan dirinya sendiri, dia nyaris merasa terbebukan dengan cinta. Cintalah yang membuat dia merasa berat untuk melalukan sesuatu agar dia tak lagi menangis. rasanya cukup sulit jika dia harus menangis, tangisan dia telah habis tertelan kekesalan, Tak habis habisnya dia berusaha menjadi pencair suasana tapi dia tak mampu melawan ke egoan, dia hanya bisa teruskan perlajanan dan terus bersabar, dia hanya berharap suatu saat ada yang merasakan bagaimana berada diposisinya, tak ada yang pernah mengerti, tak mau berusaha mengerti dengan keadaan dia, sedikitpun dia hanya mendapatkan berbagai sikap formalitas, padahal dia tak meminta banyak, dia tak meminta apa apa, dia tak meminta untuk mengubah, dia hanya terus bersikap baik dan sabar, walaupun disepanjang perjalanan banyak sekali hambatan yang dia dapat, dan dia hanya mengelus dada dan terus melanjutkan perjalanan, dan sampai mana dia akan bertahan menghadapi semua ini? Hanya waktu yang akan menjawab, sesungguhnya berlapang dada itu harus.

Minggu, 11 Agustus 2013

Lelah Hati

Kelihatannya udah gak asing lagi sama kata 'SABAR'...

Ya sabarrrrrr! Sabar adalah 5 kata yang penuh dengan berbagai macam makna. Dimana orang begitu mudahnya berkata sabar pada dirinya sendiri, orang lain atau siapapun. Padahal pada kenyataannya sabar itu berat, berat banget. jadi orang penyabar emang berat, harus bener bener kuat dalam situasi apapun, termasuk menghadapi seseorang. Orang bilang kalau mau sesuatu yang indah terwujud, kita harus sabar, ya sabar lagi! cuman sabar yang bisa keluar dari mulut mereka, keliatannya simple, tapi berat.

Gak cuma sabar ngadepin orang yang begitu mengusik kita, kita juga harus stabilkan diri kita supaya gak gampang emosi. sulit bukan? Apa bener kesabaran kita bakalan di hargain? kita sama sekali belum tau apa hadiahnya pada saat kita berusaha buat sabar, menyemangatin diri sendiri buat selalu bersabar apapun itu menyakitkan atau tidak intinya sabar nomer 1. Lelah memang jika harus terus menerus sabar, tapi ternyata kalo kita ngelakuinnya dengan ikhlas tanpa mengharapkan sesuatu balasannya, itu mungkin akan sangat lebih bermakna, dimana kita bisa mengubah diri kita menjadi tidak arogan dan ya lebih tepatnya kita terbiasa mengahadapi orang yang berbeda beda sifat.

Jangan salah presepsi, jangan bersikap seenaknya sama orang yang pengen bersikap sabar menghadapi cobaan apapun, karena pada kenyataannya, sabar itu menyakitkan. Harus terlihat tegar, sesakit apapun luka yang suka menggores perasaan kita. Ya misal sabar ngadepin orang yang cuek, egois, seenaknya, gapunya perasaan, gatau diri, semena-mena, gamau kalah, pinginnya enak di dia dan banyak lagi.
Kalau harus jujur, emang cape harus selalu sabar ngadepin orang yang kaya gitu, tapi kalo dipikir balik, untuk apa selama ini terus terusan bertahan kuat sama orang yang kaya gitu? semuanya udah terlanjur bukan? semuanya udah setengah jalan, cuman tinggal ada pada keputusan kalian masing-masing. apa gak sayang tuh, ngabisin waktu cuman buat disakitin doang tanpa dapet jatah senengnya? keliatannya rugi banget ya, berasa buang buang waktu, ya itulah manfaatnya sabar. ya siapa tau aja kalo kita sedikit aja lebih sabar menghadapi situasi apapun, Allah bakal bales kesabaran kita, apapun itu, kita harus syukurin. Allah tau apa yang kita butuhkan, jadi gak ada salahnya kalo kita bersabar, semua ada titik jeranya, dimana suatu saat semua berbalik, ada yang tadinya tidak menghargai sama sekali, berubah jadi lebih bisa menghargai orang lain, dan kita semua gakan pernah tau apa yang terjadi beberapa hari selanjutnya.

Gak ada yang sia sia selagi itu benar, gak ada yang percuma selagi itu tidak dilarang agama. suatu saat keluhan kita akan dibayar dengan kebahagiaan yang setimpal, yakinin tuh sama diri kalian masing masing. Gak ada yang gamungkin kalo belum dicoba, semua orang punya hati, perasaan lebih tepatnya. tapi kebanyakan yang gapeka, itulah usaha kita, dimana kita secara halus membuat seseorang menjadi lebih peka. Hati yang lelah gabisa sembarang diobatin, semacam lelah badan kita bisa istirahat. Hati wanita itu lembut, kalian para lawan jenis, kalian gakan pernah tau selembut apa hati perempuan.

"Bukan cuma badan yang bisa lelah, melainkan hati bisa lebih lelah. Apa yang kalian lakukan, itulah yang akan kalian dapat, pada saatnya"



Sabtu, 20 Juli 2013

That Arrogant Will Kill You

Terlalu klasik kalo ngebahas temen yang gatau diri, dan lupa daratan rasanya udah terlalu mainstream banget, But sure, inilah kenyataan! Walaupun mainstream abis tapi emang bener banget makin sini makin banyak orang yang gatau diri.

“Orang yang teguh pada pendirian itu gak akan pernah mudah kebawa arus, se terkenal apapun orang itu, se-Eksis apapun orang itu, dia gak akan pernah lupa sama cerita dulu dia bareng siapa”

Terlalu klise… Dunia emang udah berubah makin absurd kalo gue bilang. Heran sih ngakak juga yang ada, ada ya orang yang kaya gitu, motivasinya apaan? Kebelet gaul atau………………………………………L

Tapi dibalik itu semua, gue sedih punya temen kayak gitu, sedih aja kalo entar suatu saat dia kena batunya dan siapalagi yang akan jadi tempat mengadu? Ya gue lagi juga sihhhhh, muke gile emangJ

Tapi disini gue Cuma bisa berdoa aja, berharap dia Cuma khilaf sama apa yang dia lakuin, sampe ngelupain gue segitunya, padahal dulu sihhhh… You know lah yaJ
Sahabat tuh gak Cuma bareng bareng disuatu event tertentu, bukan cuman bbm-an kalo ada butuhnya aja, bukan Cuma cerita kalo lagi gada orang lagi yang bisa nampung cerita, bukan orang yang kadang kadang deket kadang jauh, dan bukan orang yang kadang lupa sama kita.

Sahabat itu orang tempat dimana kita mengadu, setiap hari. Mau sedih, mau seneng, mau nyebelin, mau penting, mau engga, mau geje banget ya itu sahabat tempat dimana kita ngerasa nyaman banget lebih lebih dari seorang pacar sekalipun.
Okelah emang mungkin saat gue butuh , mungkin orang orang yang gue percaya buat cerita sesuatu emang kadang gak slamanya ada disaat gue butuh, tapi gue berusaha biar gue selalu ada disaat mereka butuh kapanpun itu. Gue siap jadi pendengar yang baik, karena gue lebih suka jadi pendengar, ketimbang cerita sana sini jadi rahasia umum dan orang pasti liat seseorang yang banyak ngomong crita sana sini tuh belum tentu bisa mengatasi masalahya kan.

So, biarin aja oranglain mau gimana juga, mau lupa daratan kek, mau kacang lupa kulitnya kek, mau gatau diri kek, mau lupain sahabat lama kek, gue sih bodo amat, Cuma bisa ngakak doang. Bukan urusan gue juga, dan intinya sama sekali gak rugi! yang penting gue ga sama sama kaya gitu, yang penting gue masih bisa bagi waktu antara sahabat lama, sahabat baru, dan temen temen lainnya. Gak sampe ngelupain seorang pun.
Segimanapun mereka ke gue, gue tetep sayang ko sama mereka, tetep inget dimana kita bareng-bareng.


“Sayangi apa yang kamu punya. Mau itu yang dulu atau yang baru. Karena datangnya yang baru bukan berarti harus melupakan yang dulu. Tapi lebih mempererat hubungan dengan yang dulu”

Jumat, 19 Juli 2013

Bahagia itu Sederhana

'SELAMAT TANGGAL 18 YANG PERTAMA' ngucap ke diri sendiri hahahhahahahaha

Jadi ini ceritanya #Latepostedition tapi gapapa deh walaupun late post tetep di post juga kan. Kmrin tuh adalah hari jadi gue sama dia yang pertama, biasa aja sih, ga begitu mengharapkan dia ngucapin tengah malem jam 00:00, atau mengharapkan sesuatu dari dia, kmrin tuh enjoy banget ya cuma cukup tau aja kalo tanggal 18 tuh emang ada anniv, eh bukan anniv deh, cuma ngulang bulan. Tapi dari ke santaian itu, yang bikin sesuatu jadi seneng loh ternyata. Lagian gue juga gak begitu berniat buat ngucapin jam 00:00 rasanya terlalu mainstream dan maknanya juga gabegitu jelas kan? so gue putusin buat ngucapin besok paginya aja. Tapi sempet sedih juga, gue ngira dia bakalan lupa banget sama tanggal 18 iu tapi taunya hmmmmmmmm....

Pagi pagi waktu gue udah sampe sekolah gue chat dia "hari ini kita 1 bulan loh, lupa yah=))" gue iseng aja sih kaya gitu, ya namanya juga manusia lupa pasti suka kan. yaudah sih ga gue ambil pusing, mau dia lupa kek atau apa, bukan masalah buat gue, Sekarang. hahahha sosoan dewasa gini pemikirannya=))
Taunya dia tuh sebenernya inget, cuma belum disampein aja, walaupun pesan itu singkat tanpa banyak basa basi bullshit tapi gatau kenapa bacanya seneng banget, padahal cuma 1 kalimat tapi bener bener deh kadar dinginnya dia gabisa dikalahin sama apapun, sama suhu Bandung saat ini aja masih dinginan si doi Halaaahhhhhhh... Tapi gue lebih respect sama orang yang dingin sepertinya, persis sama kaya seseorang yang pernah bikin gue susah move on bertahun tahun muke gile gw-____________- Tapi sorry sorry gue udah move on setahun yg lalu, dan kali ini mungkin gue ngejalanin sama org yg bakal bikin gue susah move on juga deh, Mungkin. Tapi jangan deh, hari gini susah move on? gak maju maju kali idup hahaha
Pokonya sebulanan kali ini emang biasa banget, tapi mau se heboh gimanapun juga gimanapun juga suatu hubungan bakal putus sih, gausah pusing pusing mikirin sampe kapan jalanin aja apa yang terjadi sekarang. Menurut pengalaman yang pernah gue alamin sendiri.

Beberapa hari yang lalu, gue sempet ngebagel banget, something lah yaaaaaa. Gue pikir pikir enaknya sih jujur jujuran, jujur2an deh gue dengan panjang lebar dan serius itu tuh bikin plong banget, dan makin plong dapet respon yg bagus banget. yaampunnnnnnnnnn sedingin dia bisa ya kaya gini? jadi tenang banget bacanya, dari yang asalnya menggebu gebu.

So, intinya gue cukup berbesar hati, hal yang biasa gak menyurutkan perasaan gue ke dia, tapi lebih ke lapang dada, gue ngerasa dikasih pelajaran, bersikaplah biasa biasa, janganlah berlebih lebihan, jika belum mampu berlebih lebihan sama Allah. Dan jangan takut dia bakal gimana gimana, itu urusan dia, mau leor kek, mau apa kek, mau jadi gabener, mau main main, itu urusan dia, gue cuma bisa berdoa yang terbaik buat dia, dan semoga dia orang yang baik buat gue, hal lainnya ya bukan kehendak gue lagi. kewajiban gue cuma menyayangi seperti layaknya, dan gue berusaha buat gak ngelakuin hal yang salah yang bakal bikin berdampak buruk ke gue sendiri juga. Jadi gue gak takut tuh dia bakalan gimana gimana atau main belakang atau apalah itu, gue percaya hal buruk apapun itu yang dilakuin seseorang, bakal kebales persis sama kaya yang pernah dia lakuin, jadi ngapain gue mikir pusing pusing, ya sekalinya dia nyakitin, tinggal gue tinggalin, ngapain pikir panjang, hidup itu singkat guys!

Jadi sebenernya jangan terlalu mengharapkan sesuatu yang belum tentu bakal kecapai, gausah terlalu banyak keinginan yang belum tentu bisa dilakukan, ya contohnya bisa ada disaat kita butuh, atau harus bisa temenin kita saat kemanapun kita pergi, atau setiap waktu main bareng dan ketemu bareng. Toh nanti pada waktunya, apa yang kita inginkan bakal kewujud pas kita udah gak pingin hal itu, jadi santai aja jow ngejalaninnya tuh gausah dibawa pusing, kalo emang gini jalannya ya terima aja, kali aja emang cuma segini yang bisa kita ukir atau apalah itu.

"Pacaran itu gak harus selalu barengan terus kemana-mana, pacaran itu bukan berarti harus barengan setiap saat, tapi pacaran itu harus bisa sedikitnya ngebuat perubahan ke diri kita, kalo sama sama pemalasan, msih jadi pemalas, gak ngejadiin pacar km itu motivator kamu dan gada yang saling ingetin menuju hal positif, masa sesuatu aja masih harus disuruh suruh malu dong udah punya pacar harusnya bisa lebih bersikap dewasa, gak cuma mikirin seneng senengnya sama pacar aja. Kalo belum bisa kaya gitu, buat apa pacaran? Sama aja kaya gak punya pacar kan? - Mama Nine "

" Pacaran itu harus sama orang yang bisa nyemangatin kita buat ngomongin masa depan, semisal saling sharing bakalan kuliah dimana, terus bisa kasih masukan atau saran dan ngemotivasiin. Kalo gak kaya gitu sih buat apa? - Papa Sabil "

" Pacaran mah jangan lama lama, sebentar aja tapi menyenangkan. Toh ujung ujungnya galau juga kan. Daripada pacaran lama lama tetep aja ujungnya galau, mana galaunya bakal lama juga - Mama Fira "









Jumat, 12 Juli 2013

What I think is not the same as what you think maybe

Gak akan pernah ada yang tau apa yang lagi kita pikirin, orang hanya meraba-raba apa yang sedang dipikirkan seseorang tersebut. dan timbulah kata 'Judge' tanpa mengetahui apa sebab-akibatnya.

Suatu pengalaman telah mengajarkanku bagaimana caranya untuk Ikhlas dan lapang dada, pengalaman juga mengajarkanku untuk tidak lagi jatuh dalam keterpurukan sama halnya waktu itu. Pengalamanlah yang membuat kita semakin kuat dari hari ke hari, belajar dari pengalamanlah guru paling mujarab dibandingkan dengan para teoritis apapun, karena pengalaman itu hanya kita yang tahu, dan hanya kita yang tahu letak kesalahannya yang bisa kita perbaiki dilain waktu.

Pengalaman bukan hanya mengajarkan kita akan arti dari berbesar hati melihat keadaan yang mungkin sangat menyesakkan, namun pengalaman juga membuat kita akan lebih terampil dan cerdas dalam mengambil suatu keputusan, apapun itu.

Jangan tanyakan mengapa, jika semua orang pernah mengalami keterpurukan, mungkin mereka hanya belum bisa mempelajari pengalaman mereka sebelumnya dan mungkin mereka hanya belum peka terhadap dirinya sendiri. Jalani apa yang hatimu suka, jangan menjalani sesuatu yang membuat hati terluka, itu sama saja membunuh batinmu sendiri.

Mulai sekarang, menjalani sesuatu itu harus dengan mental yang kuat, misalnya dengan siap menerima konsekuensinya apapun itu, baik atau buruk harus diterima dengan lapang dada.


Kamis, 04 Juli 2013

About Everything

Lagi pusing banget, gakuat banget banget, kepala berat berasa pengen copotin dulu, gatau harus digimanain ini aral jadinya, gara gara kambuh nih. Tapi maksain buat nulis, abisnya pengen nulis di blog ecek ecek ini.

Suka jadi sebel kalo misalkan ke suatu tempat yang ada cerita buruknya, rasa rasanya gamau inget deh! Tapinya udah ke ganti dong sekarang, tempat itu udah ga buruk lagi di mata aku, hehehehehehhe soalnya anggap aja udah lupa dan sekarang keganti sama orang nyenengin, YES!

Gak banyak ngomong janji atau apapun sih, tapi ya jadinya woles aja, berasa gada beban atau apalah gitu, ya kali aja baik baik terus, maunya sih gitu...

Bersambung dulu ya gakuat pusing gaketulungan......................................................