Sabtu, 14 September 2013

Kenyataan

Hidup emang harus diwarnai dengan kritik, agar kita berpikir apa yang salah dengan diri kita. Jangan kesal bila ada seseorang yang mengeritik kamu dengan dinginnya, karena itulah luapan spontan yang sangat jujur. Mengejutkan memang, walaupun tidak enak didengar tapi itulah yang membuat kita sadar dan mulai memperbaiki apa yang salah dalam diri kita.

Kadang kita gapernah tau apa yang mereka nilai ke diri kita, kita gapernah tau apa sahabat atau temen deket kita sendiri apa dia suka sama kelakukan kita setiap harinya? apa mereka risih? apa mereka biasa biasa aja atau mungkin didalam hatinya menggerutu? kita emang gapernah tau apa yang mereka pikirkan tentang mereka. Kadang sempat merasa kaya dicuekin, padahal itu cuma perasaan aja, kadang suka mikir emang apa yah salah kita? ya cuma bisa raba raba, kita sama sekali gatau apa yang mereka nilai dari kita. Kita cuma bisa jaga sikap, jaga ucapan, jangan tingkah laku, jangan semuanya jangan sampai sahabat atau temen deket kita sendiri jadi ilfeel sendiri ke kita, jangan sampe kita malah jadi forum mereka, jangan sampe kita malah jadi perbincangan mereka dibelakangnya.


Banyak orang yang seenaknya sama kita, banyak yang cuma ada butuhnya doang, banyak yang cuma kalo saat saat tertentu doang dan banyak lagi...
Kita hidup bukan untuk saat ini, tapi untuk nanti dan sampai nanti. apa manis kalo kita kenal dengan seseorang yang ada disaat dia butuh kita aja? Walaupun dalam kenyataannya, kita harus selalu baik terhadap siapapun, selagi itu masih benar dan tidak dilarang.

Namanya juga jaman masa kini, orang bebas bicara apapun tentang siapapun. yang mereka baru tau, sampai yang mereka benar benar tau, dari yang bener bener kepo, sampe yang ga sengaja tau.
Sampe bingung harus tau yang mana, harus percaya yang mana dan gimana gimananya.


"Hidup itu harus sesuai kebutuhan, bukan sesuai keinginan"

Jumat, 06 September 2013

Sama teriak Sama

"Dimana-mana orang itu saling melengkapi, bukan mengikuti. Dimana-mana orang keras itu pasti dapet pasangan yang bisa jadi pencair, bukan sama sama keras kaya batu. Dimana-mana orang tuh sedikitnya punya perasaan peka terhadap orang disekitarnya"


Katanya aku itu orangnya keras gara-gara ngomongnya ga woles, katanya. Kata ramalan pula, lelucon. Hari gini percaya aja sama ramalan? walau kadang suka ada benernya, tapi mau ga mau tetep gaboleh percaya sama ramalan kan, musyrik kali.
Di dunia ini gak ada yang gamungkin, right? setiap persoalan pasti ada jawabannya kan? kalo kamu berpikiran aku itu keras sedangkan kamu hanya berbicara dan melupakan apa yang telah kamu ucapkan tadi, apa semuanya bakalan berubah? Gak akan ada reaksi kalo gak ada aksi. Jika kamu berpikiran orang itu keras, kenapa dan apa salahnya kamu coba untuk menjadi pencair? apa rugi jadi orang yang bisa mencairkan pemikiran orang lain?

UDAH GA NGERTI LAGI...
Keras teriak keras.

Dimana sesuatu harus segera dihilangkan namun berat untuk beralasan, dimana waktu sudah tak bersahabat namun kata tak mewakili. dimana keadaan tak beri kesempatan namun mulut masih kaku, dimana kata harus terucap, namun hati masih enggan.


Dimana keadilan dapat ditemukan? sedangkan yang senang makin senang, yang sedih semakin sedih, yang datar semakin datar.
Waktu pun tak menjamin, belasan puluhan ratusan doa dan harapan telah terkirim, tapi tak kunjung ada petunjuk. memberatkan sekali
Rasanya ingin kembali bebas menikmati hidup tanpa harus memikirkan hal yang memusingkan seperti hal ini, hanya akan menganggu kegiatan yang lainnya. Hanya bebuat kabur fokus, semuanya berjawabkan sia-sia
untuk apa harus menunggu waktu yang belum tentu membantu? jika sekarang lebih baik, kenapa tidak? tapi nyali belum terkumpul, lisan belum akurat,hati masih kaku. Tolong...



"Ajari aku untuk bisa, beri tahu aku untuk memahami"

Kata Orang

Suatu jejaring sosial yang baru baru IN ini bermanfaat juga ya ternyata, ya gitudeh bahasa kerennya sih bisa sampe nge 'IMPERSONATE' gitu.
Dari sosial media itu kita bisa banyak tanya ke siapapun, mau itu penting atau engga, tapi kurang kerjaan juga sih lagian mau nanya apaan coba ya hahaha
Dari beberapa sample orang yang udah pada jawab impersonate Hannachg, kata orang Hanna itu.............







Itulah Hannachg kata orang...


Selasa, 13 Agustus 2013

Makin Habis

Dan pada akhirnya aku semakin percaya kalo sesuatu yang disembunyiin itu bakal terungkap juga dengan sendirinya, tanpa kita lelah mencari, dan inilah yang sedang ku alami saat ini.

Aku ingin marah, tapi aku tak bisa. Aku kesal, berlipat lipat kekesalan, tapi aku bisa apa? Aku sedih, tapi tak ingin aku menangis dan meneteskan air mata ini, aku hanya bisa tersenyum, yaaaaa tersenyum sakit.
Tega ternyata orang sepertimu, tak habis aku berpikir dan tersenyum, beginilah sekarang, tanpa aku pinta, semua keasliannya memang nampak.

Apalah arti sabar yang sudah aku usahakan selama ini? jika ternyata hasilnya hanya segini. Apalah arti aku menunggu semuanya berbalik, kalo ternyata begini. sangat tolol hidupku ternyata.
Tanpa harus lelah mencari berita dan kabar kabar terbaru tentangmu pun ternyata aku sudah kau beri berita, menyakitkan, tapi sudahlah, bukan saatnya aku menangis. bukan saatnya aku merintih, bukan, ini mungkin biasa untukku, ya biasa! biasa dan kali pertamanya=)) sungguh lucu! Tak usah susah susah ada yang menghasutku, lama lama semuanya akan keluar dari mulutmu, ya memang kenyataan, semuanya memang keluar dari mulutmu, begitu dinginnya kamu menjelaskan ini semua.




Apa bedanya aku dengan yang lain? jika diperlakukan sama, mungkin hanya status yang membedakan. AH miris sekali mendengarnya, ya ini yang terjadi. cukup tersenyum! kesia-siaanku sekarang terjawab, dan aku tau sekarang, ya cukup tau.
Memaafkan mudah saja, Tapi luka belum tentu sembuh. aku masih akan tetap percaya dengan ucapan
"Apa yang kamu lakukan benar ataupun salah, itulah yang akan kamu dapat nantinya"

Ya tunggu saja apa yang akan terjadi kedepannya...

Senin, 12 Agustus 2013

Ada Saatnya

"Ada saatnya dimana orang harus terus menerus mengalah, ada saatnya dimana orang terus berbuat baik demi seseorang, ada juga saatnya orang rela menyakiti diri sendiri demi seseorang atau oranglain. Ada saatnya dimana orang yang terus mengalah, berbalik menjadi seseorang yang acuh"

Jangan meminta seseorang selalu memperhatikan dan memperjuangkan dirinya jika selama ini hanya pengabaian yang dia berikan padamu. Itu terasa seperti kamu bukan siapa siapa untuknya, kamu memang bukan orang yang setidaknya didahulukan untuknya.

Orang penyayang itu banyak, orang penyabar itu banyak, orang yang setia juga banyak, orang yang ngehargainnya aja yang sedikit. jadi agak sedikit percuma jadi orang penyayang, penyabar, setia, mandiri, dan sebagainya, kalo yang ngehargainnya ada bisa di hitung jadi. walaupun gaboleh nganggap sesuatu itu percuma, tapi kenyataannya emang kaya gini.

Dan ternyata ada saatnya lelah...




Habis

Habis sudah...Airmata sang kekasih...Meratapi kekasihnya tak berubah
Karna cinta tak mungkin terbagi-bagiJuga cinta tak mau dikhianatiItu sebabnya...
Dan habislah...Rasa di dada yang menyiksa...Akhirnya... Jawabanya...Ketulusan...



Sejauh kaki melangkah, dia belum menemukan ujung itu. Rasanya lelah tak berujung, dia berusaha mempercepat langkahnya agar dia bisa lebih cepat mengakhiri kelelahan ini. dia sudah tak kuat dengan berbagai perlawanan keras disekitar sini, dia mencoba menghindari sayatan sayatan kecil yang smakin lama semakin mendalam. dia berusaha meredam emosinya untuk terus melanjutkan perjalanan ini, walau hatinya tak lagi kuat untuk melangkah, tapi akan dia perjuangkan sampai dia mencapai puncaknya. Hari demi hari dia lewati hanya bertemankan dengan goresan kecil yang semakin lama semakin banyak, tak ada yang memperdulikan, tak ada yang mengusiknya untuk membantu menolongnya, dia sendirian, jika ada adapun hanya seenaknya, dia hanya bagaikan tempat singgah seperti halte, orang dapat mampir kapan saja dan pergi semuanya. hanya dia yang merasakan kesakitan ini, walau dia ceritakan semua pada orang-orang mereka tak akan mengerti karena mereka tidak sedang mengalami masa sulit itu. Tak ada yang mempertanyakan sayatan dan goresan yang ada dihatinya, dia berlari lebih cepat lagi, dia tak ingin goresan ini semakin banyak dan semakin dalam berasa dihatinya. Kadang dia diayun setinggi mungkin lalu dijatuhkan tanpa permisi dan begitulah seterusnya, sepanjang jalan dia hanya bertanya kapan ini semua berakhir? kapan dia dapat mengobati goresan dan sayatan ini? kepada siapa dia harus mengadu? apa mereka akan mengerti apa yang dia ceritakan? sejauh mata memandang, mereka memang tak tahu apa apa, hanya dia yang tau apa yang seharusnya dia lakukan, tapi dia nyaris kaku untuk melakukan sesuatu untuk menyelamatkan dirinya sendiri, dia nyaris merasa terbebukan dengan cinta. Cintalah yang membuat dia merasa berat untuk melalukan sesuatu agar dia tak lagi menangis. rasanya cukup sulit jika dia harus menangis, tangisan dia telah habis tertelan kekesalan, Tak habis habisnya dia berusaha menjadi pencair suasana tapi dia tak mampu melawan ke egoan, dia hanya bisa teruskan perlajanan dan terus bersabar, dia hanya berharap suatu saat ada yang merasakan bagaimana berada diposisinya, tak ada yang pernah mengerti, tak mau berusaha mengerti dengan keadaan dia, sedikitpun dia hanya mendapatkan berbagai sikap formalitas, padahal dia tak meminta banyak, dia tak meminta apa apa, dia tak meminta untuk mengubah, dia hanya terus bersikap baik dan sabar, walaupun disepanjang perjalanan banyak sekali hambatan yang dia dapat, dan dia hanya mengelus dada dan terus melanjutkan perjalanan, dan sampai mana dia akan bertahan menghadapi semua ini? Hanya waktu yang akan menjawab, sesungguhnya berlapang dada itu harus.

Minggu, 11 Agustus 2013

Lelah Hati

Kelihatannya udah gak asing lagi sama kata 'SABAR'...

Ya sabarrrrrr! Sabar adalah 5 kata yang penuh dengan berbagai macam makna. Dimana orang begitu mudahnya berkata sabar pada dirinya sendiri, orang lain atau siapapun. Padahal pada kenyataannya sabar itu berat, berat banget. jadi orang penyabar emang berat, harus bener bener kuat dalam situasi apapun, termasuk menghadapi seseorang. Orang bilang kalau mau sesuatu yang indah terwujud, kita harus sabar, ya sabar lagi! cuman sabar yang bisa keluar dari mulut mereka, keliatannya simple, tapi berat.

Gak cuma sabar ngadepin orang yang begitu mengusik kita, kita juga harus stabilkan diri kita supaya gak gampang emosi. sulit bukan? Apa bener kesabaran kita bakalan di hargain? kita sama sekali belum tau apa hadiahnya pada saat kita berusaha buat sabar, menyemangatin diri sendiri buat selalu bersabar apapun itu menyakitkan atau tidak intinya sabar nomer 1. Lelah memang jika harus terus menerus sabar, tapi ternyata kalo kita ngelakuinnya dengan ikhlas tanpa mengharapkan sesuatu balasannya, itu mungkin akan sangat lebih bermakna, dimana kita bisa mengubah diri kita menjadi tidak arogan dan ya lebih tepatnya kita terbiasa mengahadapi orang yang berbeda beda sifat.

Jangan salah presepsi, jangan bersikap seenaknya sama orang yang pengen bersikap sabar menghadapi cobaan apapun, karena pada kenyataannya, sabar itu menyakitkan. Harus terlihat tegar, sesakit apapun luka yang suka menggores perasaan kita. Ya misal sabar ngadepin orang yang cuek, egois, seenaknya, gapunya perasaan, gatau diri, semena-mena, gamau kalah, pinginnya enak di dia dan banyak lagi.
Kalau harus jujur, emang cape harus selalu sabar ngadepin orang yang kaya gitu, tapi kalo dipikir balik, untuk apa selama ini terus terusan bertahan kuat sama orang yang kaya gitu? semuanya udah terlanjur bukan? semuanya udah setengah jalan, cuman tinggal ada pada keputusan kalian masing-masing. apa gak sayang tuh, ngabisin waktu cuman buat disakitin doang tanpa dapet jatah senengnya? keliatannya rugi banget ya, berasa buang buang waktu, ya itulah manfaatnya sabar. ya siapa tau aja kalo kita sedikit aja lebih sabar menghadapi situasi apapun, Allah bakal bales kesabaran kita, apapun itu, kita harus syukurin. Allah tau apa yang kita butuhkan, jadi gak ada salahnya kalo kita bersabar, semua ada titik jeranya, dimana suatu saat semua berbalik, ada yang tadinya tidak menghargai sama sekali, berubah jadi lebih bisa menghargai orang lain, dan kita semua gakan pernah tau apa yang terjadi beberapa hari selanjutnya.

Gak ada yang sia sia selagi itu benar, gak ada yang percuma selagi itu tidak dilarang agama. suatu saat keluhan kita akan dibayar dengan kebahagiaan yang setimpal, yakinin tuh sama diri kalian masing masing. Gak ada yang gamungkin kalo belum dicoba, semua orang punya hati, perasaan lebih tepatnya. tapi kebanyakan yang gapeka, itulah usaha kita, dimana kita secara halus membuat seseorang menjadi lebih peka. Hati yang lelah gabisa sembarang diobatin, semacam lelah badan kita bisa istirahat. Hati wanita itu lembut, kalian para lawan jenis, kalian gakan pernah tau selembut apa hati perempuan.

"Bukan cuma badan yang bisa lelah, melainkan hati bisa lebih lelah. Apa yang kalian lakukan, itulah yang akan kalian dapat, pada saatnya"