Rabu, 18 September 2013

Sekilas

Orang seenaknya berbuat apapun pada temannya sendiri. Lagi deket makin deket, yang jauh semakin dekat, yang dekat semakin jauh. mungkin kaya gitu kronologisnya.
Ternyata kalo lagi gak dibutuhin, berasa kaya kita tuh mirip hantu, kita ada disitu, tapi berasa kaya mereka gak liat kita. Dilirikpun engga, ditanggapin juga engga.
Orang yang kaya gimana sih yang engga heran kalo lagi diposisi itu? yang kita pikirin pasti cuma "salah kita emang apa ya? prasaan kmrin kmrin baik baik aja tuh"
pasti banyak pemikiran pemikiran lain yang gak terbatas, semisal emangnya kita tuh orangnya gak asik ya? atau gimanasih? atau nyebelin atau gimana? pasti kita pusing sendiri kan kalo lagi ada diposisi itu. Padahal kenyataannya, mungkin, di mata mereka, mereka tuh sebenernya biasa aja, cuma perasaan kita aja, Mungkin.


Ternyata rasanya diabaikan itu gak enak ya.. Sosok kita ada disitu, tapi nyaris gak dianggap kehadirannya. Itulah menurut salah satu orang yang pernah mengalami diposisi itu.

Jadi intinya, jangan deh sekali kali cuekin temen kita sendiri, sekesel apapun kamu sama dia. toh nanti pada saatnya kalian juga bakalan ngerasain balik gimana sih rasanya dicuekin temen tanpa sebab.
Hukum alam emang gapernah bohong, apa yang kita lakuin, itu pula yang bakal kita rasain suatu saat nanti.

Berasa nyata tapi semu
Ada tapi tiada
Hanya dipandang dari sudut mata


Senin, 16 September 2013

No reason to happened

Semua terlihat sama
jarak jauh atau dekat
tipuan mata senjata utama
kata-kata tak berasa

Sesuatu emang gak harus dan gak pantes buat dipaksakan. Kadang orang percaya kalau semuanya bisa kalo kita mau mencoba menjalani. Tapi, jangan pernah percaya lagi dengan kata-kata itu. karena terlihat sangat omong kosong belaka. Seharusnya kita itu melakukan apa yang kita suka, dan sukailah apa yang kita lakukan. Percuma juga kalo niat udah baik, tp hati kita emang gak kesitu, sama aja kaya bohongan. Lebih baik juga ya niat bagus ya hati mantep, Ya pasti dengan senang hati menjalani apapun dan sesulit apapun itu.

Sesuatu terjadi kadang tanpa alasan yang jelas, bahkan tak beralasan. Semuanya terjadi sesuai dengan keadaannya, tapi terjadi tanpa permisi.
Orang boleh bilang apa yang mereka lihat, orang boleh bilang apa yang mereka dengarkan, tapi orang gaboleh so tau sama apa yang belum tentu benar. Saat seseorang terdekat kita memang tidak sedang membutuhkan adanya kita, kadang berasa asing, berasa kaya berjarak, padahal berdekatan. Tapi saat orang itu memang sedang membutuhkan adanya kehadiran kita, terasa sangat dekat, walaupun berjarak. Semua ibarat satu sistem, ada pasang ada surut. kedekatan dengan teman pun kadang pasang kadang surut, kadang dibutuhkan kadang sama sekali tidak dibutuhkan...
Dan ini semua terjadi rata-rata tanpa sebuah alasan bukan?

Dan ternyata kadang mencintai seseorangpun tanpa alasan. Memilih seseorangpun tanpa alasan, dan itu sebabnya kadang kita terjebak akan sebuah kejadian yang tak beralasan.

Minggu, 15 September 2013

Topeng

Apa yang dilakukan membuat orang merasa terganggu
meneteskan air mata tanpa sebab
kesal yang tak berujung
alasan yang tak pasti tapi hati berkata marah
pada siapa yang berani mengusik
baik bukan baik
baik tapi terobsesi
lelucon yang menyakitkan hati
dari tertawa berakhir duka

Sabtu, 14 September 2013

Kenyataan

Hidup emang harus diwarnai dengan kritik, agar kita berpikir apa yang salah dengan diri kita. Jangan kesal bila ada seseorang yang mengeritik kamu dengan dinginnya, karena itulah luapan spontan yang sangat jujur. Mengejutkan memang, walaupun tidak enak didengar tapi itulah yang membuat kita sadar dan mulai memperbaiki apa yang salah dalam diri kita.

Kadang kita gapernah tau apa yang mereka nilai ke diri kita, kita gapernah tau apa sahabat atau temen deket kita sendiri apa dia suka sama kelakukan kita setiap harinya? apa mereka risih? apa mereka biasa biasa aja atau mungkin didalam hatinya menggerutu? kita emang gapernah tau apa yang mereka pikirkan tentang mereka. Kadang sempat merasa kaya dicuekin, padahal itu cuma perasaan aja, kadang suka mikir emang apa yah salah kita? ya cuma bisa raba raba, kita sama sekali gatau apa yang mereka nilai dari kita. Kita cuma bisa jaga sikap, jaga ucapan, jangan tingkah laku, jangan semuanya jangan sampai sahabat atau temen deket kita sendiri jadi ilfeel sendiri ke kita, jangan sampe kita malah jadi forum mereka, jangan sampe kita malah jadi perbincangan mereka dibelakangnya.


Banyak orang yang seenaknya sama kita, banyak yang cuma ada butuhnya doang, banyak yang cuma kalo saat saat tertentu doang dan banyak lagi...
Kita hidup bukan untuk saat ini, tapi untuk nanti dan sampai nanti. apa manis kalo kita kenal dengan seseorang yang ada disaat dia butuh kita aja? Walaupun dalam kenyataannya, kita harus selalu baik terhadap siapapun, selagi itu masih benar dan tidak dilarang.

Namanya juga jaman masa kini, orang bebas bicara apapun tentang siapapun. yang mereka baru tau, sampai yang mereka benar benar tau, dari yang bener bener kepo, sampe yang ga sengaja tau.
Sampe bingung harus tau yang mana, harus percaya yang mana dan gimana gimananya.


"Hidup itu harus sesuai kebutuhan, bukan sesuai keinginan"

Jumat, 06 September 2013

Sama teriak Sama

"Dimana-mana orang itu saling melengkapi, bukan mengikuti. Dimana-mana orang keras itu pasti dapet pasangan yang bisa jadi pencair, bukan sama sama keras kaya batu. Dimana-mana orang tuh sedikitnya punya perasaan peka terhadap orang disekitarnya"


Katanya aku itu orangnya keras gara-gara ngomongnya ga woles, katanya. Kata ramalan pula, lelucon. Hari gini percaya aja sama ramalan? walau kadang suka ada benernya, tapi mau ga mau tetep gaboleh percaya sama ramalan kan, musyrik kali.
Di dunia ini gak ada yang gamungkin, right? setiap persoalan pasti ada jawabannya kan? kalo kamu berpikiran aku itu keras sedangkan kamu hanya berbicara dan melupakan apa yang telah kamu ucapkan tadi, apa semuanya bakalan berubah? Gak akan ada reaksi kalo gak ada aksi. Jika kamu berpikiran orang itu keras, kenapa dan apa salahnya kamu coba untuk menjadi pencair? apa rugi jadi orang yang bisa mencairkan pemikiran orang lain?

UDAH GA NGERTI LAGI...
Keras teriak keras.

Dimana sesuatu harus segera dihilangkan namun berat untuk beralasan, dimana waktu sudah tak bersahabat namun kata tak mewakili. dimana keadaan tak beri kesempatan namun mulut masih kaku, dimana kata harus terucap, namun hati masih enggan.


Dimana keadilan dapat ditemukan? sedangkan yang senang makin senang, yang sedih semakin sedih, yang datar semakin datar.
Waktu pun tak menjamin, belasan puluhan ratusan doa dan harapan telah terkirim, tapi tak kunjung ada petunjuk. memberatkan sekali
Rasanya ingin kembali bebas menikmati hidup tanpa harus memikirkan hal yang memusingkan seperti hal ini, hanya akan menganggu kegiatan yang lainnya. Hanya bebuat kabur fokus, semuanya berjawabkan sia-sia
untuk apa harus menunggu waktu yang belum tentu membantu? jika sekarang lebih baik, kenapa tidak? tapi nyali belum terkumpul, lisan belum akurat,hati masih kaku. Tolong...



"Ajari aku untuk bisa, beri tahu aku untuk memahami"

Kata Orang

Suatu jejaring sosial yang baru baru IN ini bermanfaat juga ya ternyata, ya gitudeh bahasa kerennya sih bisa sampe nge 'IMPERSONATE' gitu.
Dari sosial media itu kita bisa banyak tanya ke siapapun, mau itu penting atau engga, tapi kurang kerjaan juga sih lagian mau nanya apaan coba ya hahaha
Dari beberapa sample orang yang udah pada jawab impersonate Hannachg, kata orang Hanna itu.............







Itulah Hannachg kata orang...


Selasa, 13 Agustus 2013

Makin Habis

Dan pada akhirnya aku semakin percaya kalo sesuatu yang disembunyiin itu bakal terungkap juga dengan sendirinya, tanpa kita lelah mencari, dan inilah yang sedang ku alami saat ini.

Aku ingin marah, tapi aku tak bisa. Aku kesal, berlipat lipat kekesalan, tapi aku bisa apa? Aku sedih, tapi tak ingin aku menangis dan meneteskan air mata ini, aku hanya bisa tersenyum, yaaaaa tersenyum sakit.
Tega ternyata orang sepertimu, tak habis aku berpikir dan tersenyum, beginilah sekarang, tanpa aku pinta, semua keasliannya memang nampak.

Apalah arti sabar yang sudah aku usahakan selama ini? jika ternyata hasilnya hanya segini. Apalah arti aku menunggu semuanya berbalik, kalo ternyata begini. sangat tolol hidupku ternyata.
Tanpa harus lelah mencari berita dan kabar kabar terbaru tentangmu pun ternyata aku sudah kau beri berita, menyakitkan, tapi sudahlah, bukan saatnya aku menangis. bukan saatnya aku merintih, bukan, ini mungkin biasa untukku, ya biasa! biasa dan kali pertamanya=)) sungguh lucu! Tak usah susah susah ada yang menghasutku, lama lama semuanya akan keluar dari mulutmu, ya memang kenyataan, semuanya memang keluar dari mulutmu, begitu dinginnya kamu menjelaskan ini semua.




Apa bedanya aku dengan yang lain? jika diperlakukan sama, mungkin hanya status yang membedakan. AH miris sekali mendengarnya, ya ini yang terjadi. cukup tersenyum! kesia-siaanku sekarang terjawab, dan aku tau sekarang, ya cukup tau.
Memaafkan mudah saja, Tapi luka belum tentu sembuh. aku masih akan tetap percaya dengan ucapan
"Apa yang kamu lakukan benar ataupun salah, itulah yang akan kamu dapat nantinya"

Ya tunggu saja apa yang akan terjadi kedepannya...